Selasa, 16 November 2010

NAK;



Jauh jalan yang harus kau tempuh
Mungkin samar bahkan mungkin gelap
Tajam kerikil setiap saat menunggu
Engkau lewat dengan kaki yang tak bersepatu

Duduk sini Nak dekat pada bapak
Jangan kau ganggu ibumu
Turunlah lekas dari pangkuannya
Engkau lelaki kelak sendiri

Verse 2

Nak dengarlah bicara bapakmu
Yang kenyang akan hidup terang dan redup
Letakkan dahulu mainan itu
Duduk dekat bapak sabar mendengar

Kau anak harapanku yang lahir di jaman gersang
Segala sesuatu hanya ada karena uang
Ya … ya … ya … ya …
Kau anak dambaanku yang besar di kancah perang
Kau harus kuat yakin pasti menang

Sekolah biasa saja jangan pintar-pintar percuma
Latihlah bibirmu agar pandai berkicau
Sebab mereka sangat perlu kicau yang merdu
Sekolah buatmu hanya perlu untuk titel
Pedulu titel didapat atau titel mu’jizat
Ya … ya … ya … ya …

Sekolah buatmu hanya perlu untuk gengsi
Agar mudah bergaul tentu banyak relasi
Jadi penjilat yang paling tepat
Karirmu cepat uang tentu dapat
Jadilah Dorna jangan jadi Bima
Sebab seorang Dorna punya lidah sejuta
O . . . . o . . . . o . . . . . o . . . .

Hidup sudah susah jangan dibikin susah
Cari saja senang walau banyak hutang
Munafik sedikit jangan terlalu jujur
Sebab orang jujur hanya ada di komik
Pilihlah jalan yang mulus tak banyak batu
Sebab batu-batu bikin jalanmu terhambat
Ya … ya … ya … ya …
Pilihlah jalan yang bagus tak ada paku
Sebab paku itu sakit apalagi yang berkarat

Jadilah kancil jangan buaya
Sebab seekor kancil sadar akan bahaya
Jadilah bandit berkedok jagoan
Agar semua sangka engkau seorang pahlawan
Jadilah bunglon jangan sapi
Sebab seekor bunglon pandai baca situasi
Jadilah karet jangan besi
Sebab yang namanya karet tahan kondisi

Anakku aku nyanyikan lagu
Waktu ayah tak tahan lagi menahan murka

Sabtu, 13 November 2010


DUA SISI BERBEDA
(dalam hidup)

Malam dan kedamaian
Tenggelam oleh judi kehidupan
Sebagian terbuai mimpi misteri memabukkan

Sayap-sayap gila berdansa mengganggu semesta
Berpesta pora dengan bebas dan merdeka
tak perduli mengukir sejarah di tempat terhina
tak pernah berhenti mencipta dilema

Dan sisi kehidupan yang terabaikan
Bersama seri yang tak lagi nyata
Asik dan lirih terdengar bertasbih
Dalam bebas tanpa kebebasan
Dengan bibir yang bergetar tajam
Ditemani seribu bisu buah kealfaan

Rasa dingin dan kabut di definisikan
Sebagai penyatuan diri bersama alam
Meski sungguh bukan kenyataan
Lebih kepada alasan dan pembenaran

SYAIR KEHIDUPAN



SYAIR-SYAIR KEHIDUPAN

Dahulu jiwa tercipta tidak ada yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan penghormatan

Jiwa turun kedunia karena wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti bahwa jiwa adalah seorang hamba

Cinta bukan memiliki akan tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang membuat cinta itu bermakna
Karena Cinta telah cukup untuk cinta

Yang Maha Esa Mencipta alam semesta
Yang Maha Esa Mencipta manusia bukan dengan sia-sia
Tetapi hanya ingin menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti bahwa ia adalah seorang hamba yang memiliki Raja

Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk mendapatkan derajat tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati

Apakah Dunia tak seindah rupanya
Menipu dan memperdaya selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia, begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.

Bencana alam terjadi bukan karena usia dunia yang sudah tua
Tetapi manusia yang berbuat semena - mena terhadapnya
hanya ingin dilayani tetapi tidak ingin melayani
bencana tercipta karena manusia lupa hingga Yang Maha Murka

Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya

Jiwa tercipta untuk menjadi bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela hanya terucap kata
"LAILLAHA ILLAALLAAHU WALAQUWWATA ILLA BILLAH"
Amin.........................


Assalamualaikum ucap jiwa dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu
Berharap diterima sebagai tamu yang diharapkan.

Oh, Pantaskah aku bertamu dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan yang melekat pada diri
Akankah jiwa dihormati dan tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa tuanku seorang pemurah hati.

Kemewahan tidak membuat jiwa mulia
Tanpa busana pun manusia bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa harta?
Dan tahukah kamu harta apa yang paling mulia?

Sang Maha mewariskan Surga dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi

Engkau cipta sang kaya dan kaum papa
Agar mereka bisa memberi dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa

Benakku bertanya? Kenapa jiwa harus tercipta?
Kenapa jiwa tercipta kalau hanya untuk tiada?
Yang Maha berkata tidaklah kucipta semua ini dengan sia-sia
Apa maksud ini semua?
Semua jiwa pasti bertanya, siapakah aku yang sebenarnya?
Kenapa aku berada, dan kenapa aku harus tiada?

Tidakkah jiwa berpikir kenapa jiwa datang kedunia?
Pernahkah jiwa mendengar Yang Maha berkata
"KUCIPTAKAN JIN DAN MANUSIA HANYA UNTUK MENYEMBAH KEPADAKU"
Ku katakan kebenaran sejati, Ku katakan tujuan hidup sejati
Bahwa manusia hanya dicipta untuk menyembah kepada Sang Maha

my foto colection






entah kenapa aku ingin menyertakan foto-foto ini

Senin, 19 Juli 2010

di balik lelang patung jendral sudirman


PACITAN--MI: Heboh soal lelang patung Jenderal Sudriman yang ada di Nawangan, perbatasan antara Kabupaten Pacitan dan Wonogiri, dinilai hanya karena kepentingan orang-orang atas. Ya, orang-orang yang ada di Jakarta.

Demikian dikatakan Johan Perwiranto, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pacitan, Minggu (18/7) malam, ketika dimintai komentarnya seputar pro kontra lelang situs Patung Jenderal Sudirman.

"Di Pacitan sendiri tidak ada apa-apa, tapi sejumlah media nasional termasuk TV sudh ramai membicarakan," ujar Johan.

Kalau ditanya siapa yang paling berhak mengenai tempat bersejarah termasuk patung Jenderal Sudirman, ya yang memiliki tanah, yang kini tinggal di Jakarta. "Konon orang itu pernah jadi orang penting," tuturnya.

Sementara Pemkab Pacitan sendiri yang memiliki wilayah di mana patung dan rumah inap berdiri, hingga kemarin, tidak pernah secara resmi mendapat penyerahan, baik untuk pengelolaan maupun pengoperasionalan tempat bersejarah itu. "Kalau diserahkan kan ada tertulisnya. Nah, ini nggak ada," ujar Johan.

Sebenarnya, situs sejarah Jenderal Sudirman, selain patung dan rumah inap masih ada lagi yang ada di tengah laut yaitu Tumpak Runjung. "Mestinya itu juga diserahkan kepada Pemkab," kata Johan lagi.

Kabid Kebudayaan itu juga mengatakan bahwa selama ini yang menangani situs rumah inap Jenderal Sudirman ada BP3 Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Dia mengulangi lagi, hingga saat ini, tidak jelas siapa pemilik sah.

Dikatakan, meskipun sempat muncul pro dan kontra soal lelang patung Jenderal Sudirman, rumah bekas markas gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan dipastikan aman. Sebab pengelolaan rumah tersebut telah diserahkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan. "Tidak ada masalah. Tapi soal monumen itu bukan kewenangan pemkab," katanya.

Johan sendiri mengaku sampai saat ini belum tahu akan bertindak apa, karena memang belum ada perintah dari atasan. "Saya masih menunggu perintah dari atasan," katanya. (AG/OL-8) di

Minggu, 18 Juli 2010

AKU MILIKMU


Time Song film Kekasih,
Entah kenapa ingin saja menyertakan lirik+vidio lagu terbaru ini dalam rumahku ini.
Lagunya indah, memang bukan karya Iwan Fals, tapi buah cipta Pongky Jikustik, namun melalui alunan suara Iwan Fals maka lagu ini jauh terasa bermakna.

ini lirik dan vidio klipnya yang baru saja selesai aku download

Aku Milikmu
cipt: Ponky Jikustik
Vocal: Iwan Fals
Time Song film Kekasih

Ku pikir kau sudah
Melupakan aku
Ternyata hatimu
Masih membara untukku

*Waktu kan berlalu
Tapi tidak cintaku
dia mau menunggu
Untukmu, untukmu

Reff:
Aku milikmu malam ini
Kan memelukmu sapai pagi
Tapi nanti bila ku pergi
Tunggu aku di sini

kembali ke reff


Sabtu, 17 Juli 2010

iwan fals kembali main film


BERITA] IWAN FALS akan tampil dalam sebuah film layar lebar bertajuk Kekasih. Di situ, Iwan memerankan karakter yang tidak berbeda jauh dengan dirinya dalam dunia nyata.

Sutradara Kekasih, Wisnu Adi, sengaja tidak mengubah karakter Iwan sebagai penyanyi dan musisi yang sudah memiliki nama besar. Kekasih sebetulnya bukan film pertama musisi bernama lengkap Virgiawan Listianto ini. Tahun 1985, Iwan pernah pula bermain dalam film Damai Kami Sepanjang Hari.

Menurut Wisnu, Iwan bersedia terlibat dalam film garapannya lantaran tertarik dengan cerita Kekasih, yang mengangkat tema cinta secara universal. “Mengajak seorang Iwan Fals itu enggak gampang. Butuh waktu panjang untuk memikat hatinya. Apalagi film yang saya buat ini bukan film besar, melainkan film sederhana. Saya bangga Iwan bisa ikut terlibat,” ungkap Wisnu, yang harus “mendekati” Iwan selama empat bulan agar mau terlibat dalam filmnya.

Wisnu bercerita, ketika bertemu Iwan pertama kali dan menawarinya peran, dia tidak datang dengan membawa omongan semata. Tapi, sang sutradara juga sudah menyiapkan cuplikan adegan Kekasih agar musisi kelahiran Jakarta, 3 September 1961, ini semakin tertarik pada tawarannya.

“Kalau meniru ucapan Iwan, dia bilang ‘gue merinding’. Artinya, jika seorang Iwan bilang begitu, tentu film ini dianggap baik. Makanya dia bersedia terlibat,” kata Wisnu lagi. Dalam film berdurasi 100 menit karya rumah produksi Grandiz Media Production (GMP) itu, Iwan harus menyanyikan lagu Aku Milikmu ciptaan Pongki Jikustik.

Kemunculan Iwan dalam film ini juga hanya sebentar. Meski demikian, ayah tiga anak ini tidak keberatan. Dia malah menilai, Kekasih berbeda dengan film-film Indonesia yang sudah ada sebelumnya. “Awalnya, saya hanya bersedia nyanyi. Tapi, setelah melihat trailer-nya, saya jadi tertarik untuk ikut berperan. Menurut saya, ceritanya bagus,” ujar Iwan.

“Film ini sangat berbeda dengan film-film Indonesia yang pernah saya tahu. Ceritanya memang drama percintaan, tapi ditampilkan dengan cara yang menggugah hati saya,” tambahnya. Lama tidak main film, begitu mulai syuting film Kekasih, Iwan jadi grogi berhadapan dengan kamera. Beruntung rasa grogi itu tidak berlangsung lama.

Maklum, sebagai penyanyi, pelantun tembang Aku Bukan Pilihan ini sudah terbiasa akting saat membuat klip video. “Ya… enggak jauh bedalah sama membuat video klip,” ucapnya, singkat. Selain Iwan, Kekasih juga diperankan oleh mantan Gadis Sampul Vonny Kristianda dan Angga Putra. Film ini ber-setting Kota Yogyakarta dan akan diputar di bioskop mulai 3 April mendatang. (source: koran sindo/tedy achmad) ***

Labels: Berita
[Baca Selengkapnya]